Showing posts with label pesan. Show all posts
Showing posts with label pesan. Show all posts

Friday, 26 September 2014

HATI DAN PERASAAN

HATI DAN PERASAAN


Setiap mahluk hidup yang diciptakan oleh Alloh SWT di dalam bumi ini memiliki hati dan perasaan. Cara dan prilaku pengungkapannya mungkin berbeda-beda. Satu contoh kecil yang sering kita lihat adalah betapa senangnya hati katak ketika menerima anugerah berupa hujan yang lebat dari Alloh. Sang katak bernyanyi riang dan gembira, dengan suara "Bang bung bang bung " yang terulang sehingga membentuk nada-nada yang indah. Ini adalah pengambaran ungkapan syukur dan bahagia sang katak ketika bertasbih kepada Alloh SWT. Lain halnya dengan seekor burung, setiap pagi hari burung pasti akan berkicau menyambut kedatangan pagi dan terbang secara berkelompok-kelompok. Contoh ini adalah sebuah ungkapan rasa syukur, lalu bagaimana setiap mahluk menunjukan rasa amarahnya?

Dapat penulis katakan bahwa rasa cinta dan syukur adalah pengambaran dari hati dan perasaan secara positif. Bentuk pengambaran hati dan perasaan setiap mahluk dalam lingkup negatif berupa amarah, rasa kesal, amuk, caci yang dapat melukai diri dan orang lain. Saya ambilkan sebuah contoh dari pohon rambutan, ini mungkin belum tepat dan belum dilakukan sebuah penelitian. Sebuah pohon rambutan yang biasanya berbuah, pada suatu saat tidak lagi berbuah. Ini adalah prilaku pengungkapan sang pohon terhadap kekesalannya kepada pemiliknya, hanya mungki pemiliknya tidak sadar. Sedangkan untuk contoh lain adalah binatang seperti sapi, dalam pengungkapan perasaan secara negatif akan mengamuk dan menyeruduk apapun disekitarnya jika ada orang yang menggangunya.

Kenapa amarah itu dapat timbul karena Alloh SWT menciptakan manusia dari tanah yang didukung dengan api, tanah sebagai peredam sedangkan api penyebab amarah, Itulah mungkin mengapa sebabnya ketika marah pasti tubuh akan merasa panas. Namun, jika ditinjau secara ilmu fisika (ilmiah), (hem, bukannya sombong dari p.fis terus dikaitkan, ingat ini hanya share dan disscus saja) timbulnya rasa panas itu terjadi karena partikel - partikel bergetar lebih cepat dari biasanya sehingga menimbulkan penguapan berupa keluarnya keringat dari dalam tubuh. Bergetanya lebih cepat ini terjadi karena partikel saling bertumbukan satu sama lainnya, analogikan dengan bola biliard. Ketika kita menumbuk sebuah bola biliard maka terjadi transfer energi dari kita ke bola biliar. Bola kemudian menumbuk bola lainnya, maka bola lainnya yang tertumbuk akan bergerak lebih cepat dari bola pertama, bola yang tertumbuk inilah yang dapat kita anggap sebagai keringat yang keluar dari dalam tubuh

Manusia sebagai mahluk yang berbeda, punya cara yang berbeda untuk mengungkapkannya. Cara yang terbaik tentunya adalah mengikuti cara yang telah tertuang dalam Al-Quran dan As sunnah. Ya inilah pegangan hidup manusia, Tapi terkadang manusia dengan congkak dan sombongnya melupakan hal ini. Sebenarnya apa yang mau dibanggakan dari dalam diri kita, jika kita hanya berprilaku seperti parasit. Hiduplah dengan penuh manfaat bagi lingkunganmu, itulah sebagian motto hidup sang penulis.Berikut adalah hadist yang driwayatkan oleh bukhari dan muslim


Nikmat dan indahnya hidup dapat kita rasakan jika kita senantiasa menjadi hamba Alloh SWT yang senantiasa memiliki rasa cinta dan syukur serta dapat menahan dan mengalahkan amarah yang ada dalam diri kita. Inilah sepengalan kisah hati dan perasaan yang dapat diungkap dari dua sisi yaitu positif dan negatif. Penulis berusaha untuk tidak berkata yang melukai orang dan mencoba untuk tidak memusingkan perkataan yang melukai hati penulis, terima kasih,,wassalamualaikum wr wb.

kunjungi saya pada
Google + Klik di Sini dan My Busines di Sini

Thursday, 25 September 2014

MUHADHOROH


MUHADHOROH


Menarik, memukau, mengejutkan, mengherankan, dll. Mungkin masih banyak lagi ekspresi yang dapat digambarkan untuk mengatakan bahwa acara public speaking teman-teman sarjana Universitas Ahmad Dahlan yogyakarta untuk menunjukan keahliannya dalam acara muhadhoroh di lingkungan PERSADA. Penulis mulai menyadari bahwa Alloh yang maha besar menciptakan manusia dengan segudang karakter yang bermacam-macam.

Diawali dengan gaya bahasa yang lincah dari seorang pembawa acara (Firdaus) yang interaktif dengan bahasa arab yang ditampilkan dengan kualitas yang tinggi menarik seluruh perhatian jamaah. Satu persatu peserta muhadhoroh maju kedepan untuk tampil membacakan tema yang telah dipilihnya masing-masing. Setiap kali peserta maju kedepan selalu menampilkan karya dan karakter yang berbeda-beda. Terkadang ada peserta yang salah membaca ayat atau salah berbahasa, dengan kesalahan itu menjadikan suasana helak tawa dari jamaah riuh ramai. 

Unruk seumuran mereka, penulis merasa bahwa teman2 sarjana memiliki kemampuan dan mental yang luar biasa untuk dapat berbicara di depan jamaah tanpa gugup. Walaupun kebanyakan dari teman-teman masih menggunakan teks, namun penulis tetap mengapresiasi kemampuan teman-teman peserta muhadhoroh untuk dapat berbicara dengan tenang di hadapan jamaah. Melihat kondisi ini, penulis mulai yakin dan percaya bahwa generasi yang seperti inilah generasi yang nantinya akan membawa negara kita Kesatuan Indonesia untuk bangkit menjadi Negara yang lebih kuat, adil dan makmur.



Berdasarkan pengalaman dan evaluasi terhadap hasil muhadhoroh yang dibawakan oleh teman-teman, saya mendapatkan beberapa pokok hal yang perlu diperhatikan ketika kita hendak melakukan muhadhoroh di hadapan jamaah. Hal-hal tersebut terangkum seperti berikut ini
  1. Menyiapakan materi dan memahaminya
  2. Mengusahakan tidak membaca teks, namun boleh menggunakan teks untuk mewaspadai jika lupa
  3. Memperhatikan gerak-gerik pendengar
  4. Menggunakan bahasa yang menarik, terkadang melucu juga diperlukan
  5. Membangun komunikasi dengan pendengar
Pembawaan muhadhoroh akan terasa menarik mungkin jika penyampai materi yang dipilih adalah materi-matri yang hits yang pada intinya menarik perhatian pendengar. Selain itu mungkin dapat pula jika disertai dengan lagu-lagu islami yang terkait denga topik untuk memancing perhatian pembaca seperti pada cara STAND UP COMEDI yang sedang marak di televisi.

Sekian tulisan singkat ini semoga memberikan manfaat, jika ada kesalahan itu semata-mata karena kesalahan saya pribadi dan jika terdapat kebenaran, itu senantiasa datangnya dari Alloh,,Wasalamualaikum Wr Wb



BERIMAN DAN BERILMU


BERIMAN DAN BERILMU

Sebuah pengambaran analogi singkat akan penulis angkat dari dua kata beriman dan berilmu. Dulu ketika kita masih dalam masa kanak-kanak kita sering diberikan pertanyaan candaan mana yang dipilih "harta atau nyawa", wah pilihannya cukup sulit sehingga kita memilih hal konyol yaitu "atau". Ini adalah hal aneh yang dilakukan masa kanak-kanak dengan imajenasinya yang tinggi. Namun, kini kita sudah dewasa dan mulai dihadapkan dengan berbagai masalah kehidupan yang variatif dari masalah pribadi, dengan teman, keluarga dan lain sebagainya. Setiap manusia pastinya selalu memiliki masalah, tidak akan mungkin manusia yang hidup tidak pernah memiliki masalah apapun.

Kini masa dewasa menginjak, kita dihadapkan pada sebuah pilihan untuk menentukan jalan hidup masa depan. Jika kawan diberikan sebuah pertanyaan manakah yang dipilih beriman atau berilmu, tentunya ini adalah hal sulit jika harus memilih. Maka yang kita ambil saja keduanya yaitu hidup dalam kondisi beriman dan berilmu. 



Berawal dari sebuah pernyataan "Iman tanpa Ilmu adalah cacat dan Ilmu tanpa Iman adalah pincang". Pernyataan ini mengilustrasikan bahwa betapa kuat dan eratnya hubungan antara ilmu dan iman. Maka kita sebagai seorang pemuda hendaknya memiliki rasa yang gigih untuk memperjuangkan hasrat dan keinginan agar menjadi seorang yang beriman dan berilmu. Dikutip dalam sebuah peryataan, wahai saudaraku kamu tidak akan mendapatkan ilmu kecuali hanya dengan 6 perkara yaitu
  1. Kecerdasan
  2. Antusias terhadap ilmu
  3. Kesungguhan 
  4. Harta (bekal)
  5. Bergaul dengan guru
  6. Waktu yang Panjang
Dalam proses mencari ilmu kita tentunya senantiasa diberikan berbagai cobaan dan setan akan senantiasa menggangu jalan kita itulah mengapa sebabnya jika kita hendak mengikuti kuliah maka mata kita akan terasa ngantukk sekali. Setan berusaha menjadikan manusia menjadi bodoh dan malas, karena manusia yang bodoh dan malas tidak akan memiliki sebuah alasan yang kuat terhdap hal yang dia lakukan. Penulis juga pernah mendengar sebuah cerita bahwasanya setan akan merasa takut sekali dengan orang-orang yang berilmu walaupun dalam konsdisi sedang tidur.

Seseorang yang berilmu memilki balasan yang tinggi di sisi ALloh SWT, bahkan dalam Firman-Nya Alloh SWT berjanji akan mengangkat beberapa derjat lebih tinggi orang-orang yang beriman dan berilmu. Dalam sebuah hadist juga pernah diperdengarkan bahwasannya kematian 1000 orang ahli ibdah tidak lebih berharga dari kematian 1 orang beriman dan berilmu. Analogi sederhananya 1 karung kapas terasa lebih ringan daripada 1 karung batu.

Sesungguhny terdapat 3 hal/perkara yang akan dibawa oleh manusia sampai dia menenmui ajalnya kelak yaitu 
  1. Shodaqoh amal jariyah
  2. Doa anak yang shaleh/sholehah
  3. Ilmu yang bermanfaat
Agar ilmu mudah untuk kita pelajari dan mudah masuk dalam fikiran kita maka kita harus melapangkan dada atau menjauhkan diri kita dari segala penyakit iri, dengki, hasut yang senantiasa menggangu fikiran kita. Ilmu ibarata sebuah cahaya, jika ruang hati kita tertutup, maka cahaya tidak akan pernah masuk ke dalam fikiran kita. Terdpat 2 Firman Alloh AWT yang terkait dengan ilmu yaitu QS Az Zumar 9 dan QS Al Mujadalah 11.

Mari bersama menjadi manusia yang beriman dan berilmu, membungkus diri kita dengan iman dan ilmu agar menjadikan kita sebagai mahluk yang senantiasa di doakan oleh alam (ikan mendoakan manusia yang berilmu) dan didoakan oleh malaikat yang memiliki kesucian jiwa. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berilmu itu sungguh dekat dirinya dengan surga yang dijanjikan oleh Alloh SWT. 

Sunday, 21 September 2014

KISAH MONYET DAN TIGA JENIS ANGIN

KISAH MONYET DAN TIGA JENIS ANGIN


Berbagi kisah dan mengambil pelajaran yang berharga dari kisah monyet dan 3 angin. Cerita ini saya dengar dari sebuah kultum yang disampaikan oleh teman dari Malaysia bernama Muhammad Fikri Bin Johan yang saat ini sedang mengikuti kegiatan pertukaran mahasiswa asing antara Universitas Malaya dengan Universitas Ahmad Dahlan di PERSADA UAD.

Dengan gaya bahasa melayu nya fikri mulai menyampaikan kisah monyet yang cukup membuat jamaah solat subuh PERSADA menujukan perhatiannya pada fikri. 


Berawal dari ada seekor monyet yang sedang memanjat sebuah pohon kelapa, kemudian dilihat oleh tiga jenis angin yang kuat yaitu angin topan, angin puting beliung dan angin bahorok. Ketiga angin tersbut bercakap-cakap untuk menjatuhkan si monyet dari pohon kelapa.Ketiga angin tersebut saling bergantian untuk menunjukan kemampuannya dalam menjatuhkan si monyet dari pohon kelapa. Di awali dengan angin topan yang berusaha menjatuhkan si monyet, namun dengan segala usahanya monyet berpegang erat pada pohon kelapa. Si monyet tetap bisa bertahan pada pohon kelapa, hal ini membuat angin puting beliung menjadi penasaran dan mencoba dengan kecangnya untuk menjatuhkan si monyet. Monyet semakin berusaha keras untuk tetap berpegang pada pohon kelapa. Hemm,,luar biasa si monyet tetap mampu bertahan dari gangguan angin topan. Tibalah giliran angin bahorok untuk menjatuhkan si monyet, namun tetap saja dengan kuatnya si monyet bertahan pada batang kelapa dan tak terjatuh. Ketiga angin tersebut mengakui kehebatan dari si monyet karena tetap bertahan pada batang kelapa walaupun telah ditiup dengan angin yang begitu kencang.

Kemudian munculah angin sepoi-sepoi menghampiri ketiga angin yang kuat tersebut, dan bertanya mengenai hal yang diperbincangkan oleh ketiga angin tersebut. Angin  sepoi-sepoi menawarkan diri untuk bergabung dalam perlombaan tersebut, lantas ketiga angin lainnya menetertawakannya karena mengangap bahwa ketiga angin yang kuat saja tidak mampu apalagi angin yang lemah. Tanpa menghiruakannya angin sepoi-sepoi menunjukan kemampuannya untuk menjatuhka monyet dari pohon kelapa. Angin sepoi-sepoi yang tenang membuat si monyet nyaman dan merasa keenakan, dan akhirnya tertidur tanpa di sadari. Maka terjatuhlah si monyet dari pohon kelapa. Ketiga angin lainnya terkejut karena melihat jatuhnya si monyeet tersebut.

Dari cerita di atas, kita dapat menganalogikan monyet adalah hidup kita dan angin adalah ujian. Cerita di atas menyampaikan sebuah pesan singkat bahwa cobaan yang diberikan oleh Alloh kepada hambanya bukan hanya berupa cobaan penderitaan ataupun kesedihan namun kesenangan dalam kehidupan merupakan bagian dari cobaan yang diberikan-NYA. Maka tetaplah kita senantiasa berpegang pada Al-Quran dan Al Hadist agar kehidupan yang jalani dapt berjalan dengan lurus dan dapat kita lalui dengan sebaik-baiknya segala cobaan yang diberikan Alloh kepada setiap hambanya.

Penulis bin Waluyo
& Fikri bin Johan

Friday, 19 September 2014

THE HIDDEN MESSAGE FROM WATER

Tulisan ini diadaptasi dari  buku karangan  Masaru Emoto dari Yokohama, Jepang

Air adalah sumber utama dari khidupan manusia, dimulai dari manusia terbentuk dalam janin telah tersusun dari air sebanyak 90%. Manusia tumbuh menjadi dewasa menjadikan jumlah penyusun air dalam tubuhnya berkurang menjadi 70 %. Kemudian mengalami massa tua sehingga susunan zat cair dalam tubuhnya menjadi berkurang menjadi 50 %. Perhatikan gambar di bawah ini:



Berdasarkan ilustrasi gambar di atas kita melihat bahwa kandungan cairan dalam tubuh manusia senantiasa berkurang. 

Air di setiap tempat memiliki karaker yang berbeda-beda, Masaru Emoto melalui hasil foto-foto kristal airnya mampu membuktikan bahwa setiap air di setiap tempat menunjukan karakter yang berbeda. Dalam percobaannya untuk membuktikan hubungan yang erat antara pola hidup manusia dengan kualitas air di lingkungan sekitarnya Emoto mengambil banyak sampel air di berbagai negara. Dalam sebuah percobaannya Dia membekukan air pada suhu -20 C dan membuat ruanga khusus dengan suhu -5 C, Emoto mendapati bahwa foto kristal hanya dapat diambil 20 sampai 30 detik ketika suhu meningkat dan es mulai mencair. 

Emoto juga melakukan percobaan dengan memberikan efek lagu terhadap hasil pola air yang terbentuk. Hasil yang menarik diperoleh bahwa air yang diperdengarkan lagu klasik dengan frekuensi normal seperti yang didengar manusia menghasilkan pola kristal yang terbentuk indah dan tersusun rapi. Namun, hasil yang berbeda didapat bahwa kristal terbelah dan tak teratur ketika diperdengarkan lagu dan musik metal. 

Penelitian mengenai air dilakukan Emoto lebih mendalam. Perlakuan selanjutnya merupakan hasil dari sebuah terkaan dari pemikiran emoto dan assiten penelitinya yaitu dengan memberikan tulisan positif dan negatif seperti "bodoh" dan "sukses". Ketika air ditujukan dan dibungkus dengan kata "bodoh" pola kristal yang terbentuk tak teratur dan terbelah. Hal yang berbeda diperoleh bahwa ketika diberikan tulisan "sukses" /"Ayo kita lakukan" diperoleh bahwa hasil kristal menarik dan rapi.

Berdasarkan hasil pola kristal yang diperoleh dari perlakuan yang diberikan di atas kita dapat menyimpulkan bahwa air menyimpan banyak berita yang belum kita ketahui dan air memiliki perasaan. Manusia atau mahluk hidup di bumi ini sebagai besar tersusun oleh air yang menyimpan dan merekam setiap emosi dan persaan mahluk hidupnya. Pengaruh positif memberikan dampak positif pada pikiran kita dan pengaruh negatif memberikan hal negatif pada pikiran kita.

Penulis menyadari dan mulai merenungi sebuah ayat dan firman Alloh SWT "dan dibangkitkanya manusia bagaikan tanah yang tersiram air hujan kemudian tumbulah rumput". Hal ini menggugah fikiran penulis bahwa Alloh sebagai pencipta seluruh mahluk di bumi ini dibarengi dengan penciptaan alat perekam yang luar biasa dari setiap emosi hati dan perilaku kita yaitu AIR. Tidaklah mengherankan jika dalam firman Alloh SWT ketika telah datang kiamat maka tidak ada satupun perbuatan manusia walau itu hanya sebesar dan seberat biji Zarah (partikel terkecil) yang terlewatkan dari proses hisab. (penulis) ALlahu Akbar!!

Dalam kajian fisika air juga memiliki karakteristik  yang menarik yaitu Apa yang terjadi pada air yang berada dalam kondisi kritis (kondisi dimana air berada dalam wujud cair dan gas secara bersamaan yaitu ketika air berada pada tekanan 218 kali tekanan udara normal dan suhu 374 C). Disini juga terjadi proses pengaturan diri (self organizing criticality). Ketika suhu air kritis ini diturunkan sedikit saja, secara tiba-tiba seluruh molekul (tidak hanya satu, ya seluruh molekul), sepertinya ada yang menyuruh, mengubah air kritis menjadi cair. Atau tekanan diturunkan sedikit saja, maka secara tiba-tiba seluruh mollekul akan mengubah air ini menjadi gas (Semestakung ,Yohanes Surya)