Blog ini dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan pembaca mengenai ilmu fisika dalam bidang sofware, pembahasan soal-soal Fisika, Praktikum Fisika, Eksperimen Fisika, Komputasi Fisika, Fisika Permainan, Elekronika/arduino. Kami Berharap keberadaan blog ini mampu memberikan motivasi kepada para pembaca dalam mempelajari fisika dan mengkaji gejalan alam atau fenomena alam terkait
Showing posts with label soal dan pembahasan. Show all posts
Showing posts with label soal dan pembahasan. Show all posts
Saturday, 3 December 2022
BAGAIMANA BANYANGANKU DI CERMIN DATAR?
Soal dan Pembahasan Fisika Optik
BAGAIMANA BANYANGANKU DI CERMIN DATAR?
BAGAIMANA BANYANGANKU DI CERMIN DATAR?
Begini cerita soalnya sob,
ada seorang anak sedang berkaca didepan cermin dengan berdiri sejauh x meter. Anggap posisi mata si anak berada tepat di pertengahan cermin sehingga si anak dapat melihat lebar diding di belakangnya, berpakah nilai x si anak tersebut jika diketahui jarak dinding terhadap cermin adalah 21 meter dan panjang dinding adalah 15 meter.
Friday, 28 August 2015
Soal dan Pembahasan Suhu dan Kalor
Pada postingan kali ini, saya akan memcoba memberikan pembahasan mengenai beberapa soal fisika dalam lingkup materi suhu dan kalor pada siswa SMA/MA kelas X, semoga apa yang disampaikan dalam blog ini dapat memberikan manfaat pada pembaca
1. Sifat
termometrik pemuaian zat cair dapat digunakan untuk mengukur suhu suatu benda.
Benar atau salahkah pernyataan ini? Jika pernyataan benar, jelaskan !
Jawab : iya benar, setiap zat cair
memiliki titik didih dan titik beku yang berbeda-beda tergantung pada jenis zat
cair tersebut, pengaruh kalor atau panas pada zat cair akan mempengaruhi
karakter gerakan partikel zat cair tersebut ketika terpengaruhi oleh kalor atau
suhu lingkungan. Respon terhadap kalor yang berbeda-beda pada beberapa jenis
zat diindikasi dengan terjadinya pemuaian pada zat cair tersebut, sehingga
dengan prinsip tersebut kita dapat menggunakannya sebagai termometer. Saat ini
terdapat 2 jenis zat cair yang dapat digunakan sebagai pengisi termometer yaitu
air raksa dan alkohol, masing-masing zat cair ini memiliki keunggulan
masing-masing.
Sunday, 12 April 2015
Penggunaan Sofware Stellarium dalam Pembelajaran Fisika lingkup Bidang Astronomi
Astronomi merupakan salah satu cabang ilmu fisika yang mempelajari mengenai gerak harian bintang dan benda-benda langit lainya. Astronomi memuat kajian banyak hal seperti ilmu mengenai gerak planet, gerak semu harian bintang, gerak rotasi dan gerak revolusi bintang maupun planet dan hal lainnya yang berhubungan dengan sistem tata surya. Untuk memudahkan seorang pendidik dalam mengajarkan ilmu astronomi maka kita memerlukan media penunjang pembelajaran, salah satu sofware yang dapat kita tawarkan yaitu sofware stellarium. Sofware ini dapat dengan mudah anda peroleh pada dengan searching di google. Berikut ini bentuk tampilan sofware stellarium
Thursday, 9 April 2015
Membuat Animasi Pengajaran Fisika Materi Gelombang Bunyi Mengggunakan Ms Excel
Pada posting sebelumnya telah kami singgung mengenai bagaimana cara untuk menampilkan developer ke dalam lembar kerja Ms Excel. Pada kesempatan kali ini saya akan sampaikan bagaimana membuat sebuah animasi sederhana yang mudah-mudahan menarik perhatian siswa/mahasiswa dalam belajar fisika. Langkah awal yang dapat kita lakukan yaitu tentunya dengan memperhatikan persamaan gelombang bunyi.
Thursday, 2 April 2015
Monday, 29 September 2014
Soal dan Pembahasan LUP
LUP atau kaca pembesar memiliki manfaat untuk memperbesar tulisan yang teramat kecil. LUP pada dasarnya merupakan lensa cembung. Jika kita dan kembali ke masa kanak-kanak maka biasanya kita menggunakan LUP untuk membakar kertas karena sifat dari LUP yang mampu memfokuskan cahaya. Sehingga cahaya yang terkumpul membentuk titik api yang panas.
berikut ini ada beberapa rangkuman pertanyaan mengenai permasalahan LUP, Semoga bisa membantu, terima kasih.
Sunday, 28 September 2014
DISKUSI SOAL PADA MATERI ALAT OPTIK (MATA)
DISKUSI SOAL
PADA MATERI ALAT OPTIK (MATA)
Bagian mata dan
fungsinya:
- Aques humor berisi cairan yang berfungsi membiaskan cahaya yang masuk ke mata
- Lensa kristalin/lensa mata berfungsi utnuk mengatur pembiasan yang disebabkan oleh cairan di depan mata
- Iris berfungsi memberikan warna pada mata
- Pupil sebagai indikator untuk mengetahui intensitas cahaya yang masuk kemata, ukuran pupil akan membesar saat mata berada pada lingkungan gelap dan sebaliknya pupil akan mengecil saat berada pada lingkungan yang terang
- Retina berfungsi untuk memfokuskan cahaya yang masuk ke lensa mata, terdapat sel batang dan sel kerucut yang akan memproses penerimaan cahaya ke otak untuk menerjemahkan kejelasan gambar yang diterima.
- Otot siliar mengatur jarak fokus pada mata agar terbentuk bayangan pada retina dan lensa
- Mengapa mata bukanlah alat pencatat ilmiah yang baik? Jelaskan.
Konsepsi
: Proses pembentukan bayanganya pada mata terjadi akibat karena proses
pembiasan yang terjadi secara bertahap dari udara sampai pada retina. Bayangan
yang dihasilkan pada dasaranya bersifat maya dan terbalik namun diproses
menjadi tegak oleh mata kita (Subhanaullah). Maka dari itu mata dikatakan
sebagai pencatat ilmiah yang kurang baik karena bayangan yang dihasilkan maya
dan proses pembentukan bayanangan yang terjadi terpengaruhi oleh posisi mata
terhadap benda dan intensitas cahaya di sekitar lingkungan benda.
- Mengapa persentase terbesar dari pembiasan total sinar dari benda menuju retina mata terjadi pada bidang batas udara dan kornea dan bukan pada lensa mata?
Konsepsi: Perlu
kita ketahui bahwa indeks bias dari setiap komponen pada mata memiliki indeks
bias yang bervariasi diantaranya yaitu
1.
Udara dengan indeks bias (n = 1)
2.
Kornea ( n = 1,38)
3. Aques Humor (n
= 1,33)
4.
Lensa (n =1,40)
5. Vitreous
humor (n = 1,34)
Terlihat
adanya perbedaan indeks bias dari setiap komponen mata, proses pembiasan dengan
presentase terbesar berada pada bidang batas udara dan kornea hal ini terjadi
karena adanya perbedaan indeks bias yang besar pada bidang batas ini, dengan
persentase pembiasan mencapai rata-rata mencapai 70%. Pembiasan di lensa
(20-25%) dan 5% komponen lainnya.
Catatan : jarak lensa mata dan
retina selalu tetap, agar bayangan dapat jatuh tepat pada retina maka lensa
melakukan gerak akomodasi oleh otot siliar.
- Mengapa penderita rabun jauh dapat melihat benda dekat dengan jelas, tetapi tidak dapat melihat benda jauh dengan jelas? Mengapa untuk menolongnya digunakan kacamata lensa cekung?
Konsepsi : Rabun jauh terjadi terjadi ketika
mata memiliki titik dekat yang lebih kecil dari jarak normal punctum proximum
25 cm dan titik terjauh pada titik tertentu. Sehingga pada cacat mata ini,
penderita dapat melihat benda dekat dengan jelas sedangkan untuk benda yang
letaknya jauh tidak dapat terlihat dengan jelas. Ini terjadi karena lensa mata
tidak mampu untuk memipih sebagaimana mestinya sehingga pada jarak yang jauh bayangan
yang dihasilkan jatuh di depan
retina mata.Untuk membantu penderita ini maka digunakan kacamata dengan lensa
cekung dua (bikonkaf) karena kaca mata ini akan membiaskan cahaya secara
divergen sehingga pembiasan pada lensa mata akan terjadi pada bagian sudut
lensa yang berdeda sehingga bayangan dapat jatuh tepat di retina.
- Mengapa penderita rabun dekat dapat melihat benda jauh dengan jelas, tetapi tidak dapat melihat benda dekat dengan jelas? Mengapa untuk menolongnya digunakan kacamata lensa cembung?
Konsepsi : Rabun dekat terjadi terjadi ketika
mata memiliki titik dekat yang lebih besar dari jarak normal punctum proximum
25 cm dan titik jauh yang tak terhingga. Sehingga pada cacat mata ini,
penderita tidak dapat melihat benda dekat dengan jelas sedangkan untuk benda
yang letaknya jauh dapat terlihat dengan jelas tanpa berakomodasi. Ini terjadi
karena lensa mata tidak mampu untuk mencembung sebagaimana mestinya sehingga
pada jarak yang dekat bayangan yang dihasilkan jatuh di belakang retina mata.Untuk membantu penderita ini maka digunakan
kacamata dengan lensa cembung dua (bikonveks) karena kaca mata ini akan
membiaskan cahaya secara konvergen sehingga pembiasan pada lensa mata akan
terjadi pada bagian sudut lensa yang berdeda sehingga bayangan dapat jatuh
tepat di retina.
- Bagaiamanakah perbedaan antara pemfokusan pada mata dan pemfokusan pada kamera?
Konsepsi : Pemfokusan pada mata dilakukan oleh
otot siliar mata dengan melakukan akomodasi pada lensa mata dengan mencembung
dan memipihkan lensa mata sehingga bayangan akan tepat jatuh pada retina atau
pemfokusan dilakukan dengan mengubah-ubah jarak fokus lensa sesuai dengan jarak
benda yang diamati. Sedangkan pada kamera dilakukan dengan mengatur
mengubah-ubah jarak bayangan sesuai dengan jarak benda yang difoto yaiu jarak
antara film dan lensa diatur dengan menggerakan lensa kamera.
- Manakah bagian-bagian mata dan kamera yang memiliki fungsi yang sama? Sebutkan fungsi itu?
Konsepsi :
No
|
Bagian
|
Fungsi
|
|
1
|
Retina
|
Film
|
Menangkap
bayangan dengan sifat nyata, terbalik, diperkecil
|
2
|
Iris
|
Celah diafragma
|
Mengatur
intensitas cahaya yang masuk
|
- Mengapa lensa kamera digerakan menjauhi film atau mendekati benda ketika kamera digunakan untuk memfokuskan benda yang lebih dekat?
Konsepsi:
untuk mendapatkan gambar yang memilki fokus yang baik maka lensa digerakan
menajuhi atau mendekati film tujuannya yaitu agar bayangan benda yang
terbiasakan oleh lensa kamera dapat tepat jatuh pada film.
Semoga Bermanfaat,,,,,
Thursday, 25 September 2014
SOAL OPTIK MATA
- Bagian mata dan fungsinya:
- Aques humor berisi cairan yang berfungsi membiaskan cahaya yang masuk ke mata
- Lensa kristalin/lensa mata berfungsi utnuk mengatur pembiasan yang disebabkan oleh cairan di depan mata
- Iris berfungsi memberikan warna pada mata
- Pupil sebagai indikator untuk mengetahui intensitas cahaya yang masuk kemata, ukuran pupil akan membesar saat mata berada pada lingkungan gelap dan sebaliknya pupil akan mengecil saat berada pada lingkungan yang terang
- Retina berfungsi untuk memfokuskan cahaya yang masuk ke lensa mata, terdapat sel batang dan sel kerucut yang akan memproses penerimaan cahaya ke otak untuk menerjemahkan kejelasan gambar yang diterima. jadi pada dasarnya bayangan benda yang dilihat mata terbentuk pada retina mata
- Otot siliar mengatur jarak fokus pada mata agar terbentuk bayangan pada retina dan le
2. Mengapa mata bukanlah alat pencatat ilmiah yang baik? Jelaskan.
- Konsepsi : Proses pembentukan bayanganya pada mata terjadi akibat karena proses pembiasan yang terjadi secara bertahap dari udara sampai pada retina. Bayangan yang dihasilkan pada dasaranya bersifat maya dan terbalik namun diproses menjadi tegak oleh mata kita (Subhanaullah). Maka dari itu mata dikatakan sebagai pencatat ilmiah yang kurang baik karena bayangan yang dihasilkan maya dan proses pembentukan bayanangan yang terjadi terpengaruhi oleh posisi mata terhadap benda dan intensitas cahaya di sekitar lingkungan benda.
Wednesday, 24 September 2014
SIFAT LENSA DAN FENOMENANYA
Mengapa
fokus aktif lensa cembung adalah nyata, sedangkan fokus aktif lensa cekung
adalah maya ? jelaskan dengan bantuan diagram sinar?
Konsepsi : Pada
dasarnya terbedakanya sebuah lensa itu sebagai akibat karena memiliki bentuk permukaan
yang berbeda, bentuk yang berbeda ini menghasilkan posisi garis normal sebagai
bidang bias yang berbeda sehingga menjadikan karakter cahaya yang dibiaskanpun
memiliki karakter sesuai dengan bentuk sinarnya.Secaara lebih jelas perhatikan
gambar dibawah ini
Mengapa
kaca pembesar menggunakan lensa cembung bukan menggunakan lensa cekung?
Konsepsi : Karena
lensa cembung memiliki kemampuan untuk menghasilkan banyangan maya yang lebih
besar dari bayangan aslinya ketika benda diletakan di depan lensa dengan posisi
antara titik api dan titik pusat kelengkungan lensa.
Sebuah
lensa terbuat dari bahan yag indeks bias 1,3; Di udara, lensa ini adalah suatu
lensa konvergen. Apakah lensa ini tetap lensa konvergen jika dicelupkan di dalam air dengan indeks bias 1,33?
a.
Jelaskan dengan melukis diagram sinar?
b. Jelaskan
dengan persamaan pembuatan lensa
Konsepsi :
Lensa ini memiliki indeks bias cahaya yang lebih kecil dari pada air,
jelas mendium ini memiliki sifat pembiasan yang berbeda. Maka ketika lensa yang
besifat konvergen di masukan ke dalam air, lensa akan membiaskan cahaya dengan
sifat pembiasan divergen (menyebar). Hasil pengambaran diagaram sinar dapat
dilihat sebagai berikut:
- Jika kita menggunakan aturaan pembuatan lensa maka
Tuesday, 23 September 2014
CAHAYA PADA LENSA DAN CERMIN
Mengapa
cahaya yang masuk pada suatu ujung saluran serat optik keluar dari ujung
lainnya tanpa kehilangan intensitasnya?
Konsepsi : Serat
optik dibuat dengan memiliki karakter penyusunan yang berbeda antara lapisan
inti dengan lapisan luar. Lapisan intinya terbuat dari bahan kaca yang memiliki
indeks bias yang tinggi sedangkan pada bagian luarnya tersusun dari kaca dengan
indeks bias yang lemah. Cahaya yang masuk melalui serat optik akan mengalami
proses pemantulan sempurna yang menyebabkan intensitas cahaya masuknya sama
dengan intensitas cahaya yang dikeluarkan.
Dalam
sebuah wadah terdapat beberapa buah lensa. Bagaimana Anda dapat menggolongkan
lensa tersebut (termasuk lensa cembung ataukah lensa cekung) hanya dengan
melihatnya?
Konsepsi : Kita dapat menggolongkan sebuah lensa dengan
melihat bentuk lensa tersebut, karena antara lensa cembung dan lensa cekung
memiliki karakter bentuk dengan perbedaan yang jelas. Lensa cembung memiliki
bentuk yang cembung (melengkung keluar) pada permukaannya sedangkan lensa
cekung (melengkung ke dalam) bagian permukaannya.
Mengapa
lensa memiliki dua titik fokus, sedangkan cermin lengkung hanya satu?
Konsepsi : Karena pada lensa memiliki dua permukaan
lengkung yang masing-masing permukaan mampu menerima cahaya dan membiasakannya
pada permukaan yang lainnya maka dari itu lensa memiliki 2 titik api. Sedangkan
pada cermin lengkung hanya memiliki satu permukaan lengkung yang dapat menerima
cahaya yang kemudian memantulaknnya lagi pada permukaan itu sehingga hanya
memiliki satu titik api saja
Indeks Bias dan Perubahan Panjang Gelombang Cahaya
Perubahan
apakah yang dialami cepat rambat, panjang gelombang, dan frekuensi cahaya
ketika merambat dari air ke udara?
Konsepsi
:
cahaya merupakan kumpulan partikel foton (sinar), ketika sinar melalui sebuah
medium dengan kerapatan tinggi maka cepat rambat cahayanya akan turun karena
terjadi tumbukan antara partikel foton dengan partikel penyusun medium. Semakin
rapat suatu medium akan menyebabkan cepat rambat sinar semakin kecil dan
sebaliknya. Ketika cahaya merambat dari air ke udara (dari medium rapat ke
medium kurang rapat) maka cepat rambat cahayanya dari lambat menjadi lebih
cepat. Begitu halnya dengan panjang gelombang cahayanya dari pendek menjadi
semakin panjang, karena besarnya panjang gelombang cahaya sebanding dengan
cepat rambat cahayanya. Namun, besarnya frekuensi cahaya yang jumlahnya tetap
dan tidak mengalami perubahan. Berikut ini penurun rumus yang dapat diberikan
Dapatkah
pemantulan sempurna terjadi jika sinar datang dari:
a.
Air ke udara
b.
Udara ke kaca
c. Kaca
ke air
Konsepsi
: Pemantulan sempurna akan terjadi jika memenuhi 2 syarat. Pertama yaitu ketika
sebuah cahaya melalui medium rapat menuju ke medium kurang rapat, kedua yaitu
jika sudut datang lebih besar dari sudut kritis. Kita ketahui bahwa indeks bias
air = 1; indeks bias kaca = 1,5; dan indeks bias udara = 1,3. Maka dapat kita
jawab
a.
Terjadi pemantulan sempurna karena
indeks bias air lebih rapat dari udara
b.
Tidak terjadi pemantulan sempurna karena
indeks bias udara lebih renggang dari kaca, yang akan terjadi adalah pembiasan
c.
Terjadi pemantulan sempurna karena sinar
datang dari medium dengan indeks bias lebih besar (rapat) ke medium dengan
indeks bias lebih kecil (kurang rapat).
Ketika anda melihat dasar kolam apakah anda akan menaksir kurang atau lebih dalam mengenai kedalaman kolam? Jelaskan dengan bantuan diagram sinar?
Konsepsi
: Saya akan menaksir bahwa kolam tersebut lebih dalam dari apa yang terlihat
oleh mata saya. Bayangan kolam yang terlihat oleh mata saya merupakan bayangan
semu yang timbul sebagai akibat pemantulan dasar kolam yang menghasilkan
bayangan semu yang ditangkap oleh mata kita. Berikut proses pembentukan
bayangannya.
Friday, 19 September 2014
SOAL KONSEP FISIKA "BAYANGAN PADA CERMIN DAN LENSA"
SOAL KONSEP FISIKA OPTIK
Apa jadinya pemandangan yang anda lihat di sekitar anda, sekiranya cahaya Matahari tidak mengalami pemantulan baur?
Konsepsi : Berawal dari proses mata dalam melihat benda. Diawali dengan masukanya cahaya ke dalam mata kita melalui proses pemantulan cahaya oleh benda. Pemantulan oleh benda secara baur memberikan keuntungan kita dapat melihat seluruh benda secara utuh. Namun jika benda mengalami pemantulan secara teratur maka hanya sebagian benda yang dapat tertangkap oleh mata maka benda tidak secara keseluruhan tertangkap oleh mata kita. Maka sekiranya cahaya matahari tidak mengalami pemantualn baur maka kita hanya dapat sebagian kecil dari benda-benda yang ada di bumi ini. Namun kuasa Alloh SWT cahaya di pantulkan secara baur oleh debu yang beterbangan sehingga dengan mudah mata kita dapat melihat benda disekeliling kita dengan jelas.
Seseorang dengan tinggi badan 170 cm tidak mungkin melihat seluruh bayangan dirinya pada sebuah cermin datar berukuran 90 cm x 90 cm, Benar/Salah, jelaskan!
Konsepsi : Salah, karena seluruh bayangan dapat terlihat kseluruhan jika panjang cermin minimal adalah 1/2 panjang benda. Tinggi anak adalah 170 cm, maka panjang cermin minimal yang dapat digunakan adalah 1/2*170 cm = 85 cm, sementara cermin yang ditunjukan pada soal adalah 90 x 90 cm,,maka jelas bahwa bayangan tinggi anak tersebut secara keseluruhan akan dapat terlihat pada cermin.
Bayangan yang
dihasilkan oleh cermin datar bersifat maya, benar/salah, alasannya?
Konsepsi: benar,
bayangan yang dibentuk bersifat maya yaitu karena hasil bayangan yang dibentuk
merupakan perpotongan dari perpanjangan sinar pantul pada cermin datar. Dan juga
benda terletak pada jarak positif terhadap cermin sedangkan bayangannya
terletak jarak negatif.
Bayangan Nyata yang
dibentuk oleh cermin cekung selalu terbalik, benar/salah, alasan?
Konsepsi : Benar,
banyangan nyata yang dibentuk oleh cermin cekung senantiasa terbalik. Hal ini
dapat terjadi karena cermin cekung memiliki bagian dalam yang mengkilap sebagai
penangkap cahaya. Pantulan yang dihasilkan membentuk titik perpotongan
(banyangan nyata) yang menghasilkan bayangan yang senantiasa terbalik. Sedangkan
perpotongan perpanjangan sinar membentuk bayangan maya.
Bayangan Maya yang
dihasilkan oleh cermin cekung selalu diperbesar, benar/salah, alasan?
Konsepsi : Belum tepat,
Karena sifat maya pada cermin datar akan diperkecil ketika besarnya jari-jari
kelengkungan cermin lebih kecil dari 1
dan 0 lebih kecil dari jari-jari kelengkungannya.
Apa Perbedaan Bayangan
maya yang dibentuk oleh cermin cekung dengan yang dibentuk oleh cermin cembung?
Konsepsi: Bayangan maya
yang dibentuk pada cermin cekung timbul karena adanya perpotongan perpanjangan
sinar pantul nya, sedangkan banyangan maya yang dibentuk pada cermin cembung
merupakan karakteristik dari cermin cembung yang memiliki fokus dan jari–jari
kelengkungan yang negatif, sebab titik fokus dan titik kelengkungannya
merupakan perpanjangan garis dari sinar pantulnya.
Berapakah jarak fokus
cermin datar? Dan apakah rumus pada cermin lengkung berlaku juga pada cermin
datar? Jelaskan
Konsespsi : Besarnya
fokus pada cermin datar tidak terdfinisikan. tidak berlaku, karena proses
pembentukan bayangan antara cermin datar dan cermin lengkung memiliki perbedaan
sehingga memiliki perbedaan karakter rumus.
Dokter gigi menggunakan
cermin kecil bergagang panjang untuk memeriksa lubang pada gigi. Apakah cermin
itu cekung, cembung, atau datar? Jelaskan.
Konsepsi : yaitu dengan
menggunakan cermin cekung, cermin ini dipilih karena memiliki sifat dapat
memperbesar bayangan. Cermin ini digunakan
oleh dokter untuk memperjelas bagian gigi pasienya yang mengalami
kerusakan agar mudah untuk diobati.
Dapatkah benda yang
diletakakkan di depan cermin cembung menghasilkan bayangan yang diperbesar?
Jelaskan dengan bantuan diagram sinar!
Konsepsi : Tidak,
karena setiap benda yang diletakan di depan cermin cembung akan diperkecil dan
sifatnya maya, itulah mengapa cermin cembung memiliki jangkuan pemantulan
cahaya yang luas karena cahayanya bersifat divergen. Berikut diagram pemantulan
cahayanya.
Bayanganku Jika Di Cermin Melengkung
Cermin melengkung dapat dipahami sebagai cermin yang melengkung ke dalam atau cermin yang melengkung ke luar. Cermin yang permukaanya melengkung keluar disebut cermin cembung dan sebaliknya jika permukaannya melengkung ke dalam disebut cermin cekung. Pada bahasan kali ini saya akan mencoba mengkaji mengenai dua hal tersebut:
1. Cermin Lengkung
Kita batasi pembahasan kita untuk cermin lengkung dengan sudut buka kecil 10 derajat dengan sinar paraksial (sinar yang membentuk sudut kecil yang mendekati sudut optis/sumbu utama cermin). Pemantulan cahaya pada cermin, mengikuti hukum pemantulan cahaya yaitu sinar datng, garis normal, dan sinar pantul terletak pada satu bidang datar dan besarnya sudut pantul sama dengan sudut datang.
Coba perhatikan gambar berikut ini:
Jika kita hendak mengambarkan seluruh sinar yang masuk maka tentunya akan banyak garis yang perlu ditambahkan, pada dasarnya nantinya semua cahaya datang akan membentuk cahaya pantul dengan besar sudut yang sama sehingga jika ditarik garis sumbu utama/garis normal akan membentuk titik pusat kelengkungan cermin.
Dari seluruh rangkaian pantulan cahaya yang dibentuk akan menghasilkan 3 sinar istimewa. Disebut sebagai sinar Istimewa yaitu karena sinar-sinar pantulnya mempunyai sifat pemantulan cahaya yang mudah untuk di lukiskan.Tiga sinar tersebut yaitu
i. Sinar datang sejajar sumbu utama dipantulkan melalui titik fokus (F) (gambar garis warna merah)
ii. Sinar datang melalui titik fokus dipantulkan sejajar sumbu utama (gambar garis ungu)
iii. Sinar datang melalui titik pusat kelengkungan cermin (M) dan dipantulkan melalui titik itu juga (gambar garis hijau)
Perhatikan lukisan gambar berikut ini
Pembentukan bayangan :
Note : Pembentukan bayangan pada cermin biasanya membutuhkan minimal 2 sinar istimewa, sifat bayangan dapat mengikuti dalil Esbach yaitu
1. Ruang banyangan dijumlah dengan ruang benda menghasilkan angka 5
2. Jika benda di ruang II dan Banyangan di ruang III maka banyangan diperbesar dan sebaliknya
2. Jika benda di ruang II dan Banyangan di ruang III maka banyangan diperbesar dan sebaliknya
Sifat bayangn MAYA : JIKA PERPOTONGAN BAYANGAN DIPEROLEH DARI PERPANJANGAN SINAR PANTUL (jika jarak benda dan jarak bayangan keduanya bernilai positif)
sedangkan banyangan NYATA : JIKA PERPOTONGAN BAYANGAN DIBENTUK DARI PERPOTONGAN SINAR PANTUL BUKAN MELALUI PERPANJANGAN SINARNYA atau (jika jarak benda positif dan banyangan negatif)
Fokus cermin merupakan setengah dari titik kelengkungan cermin sehingga f=1/2*M
untuk menghitung perbesaran banyangan adalah M=h'/h atau M= s'/s
Keterangan = f : fokus lensa
s : jarak benda
s' : jarak banyangan
Subscribe to:
Posts (Atom)

















